Memang mudah mencari follower atau mengharapkan like dan comment dari banyak orang, namun itu hanya berlaku untuk orang yang sudah mempunyai nama ( brand).

Kenapa Strategi Pemasaran Social Media Sering Gagal ?social-media-mistake-job-seeking-e1435644417747

Karena mereka melakukan hal berikut ini:

#1. Berharap penjualan langsung dari social media

kenapa orang membuka media sosial ? 94% menggunakan social media untuk tujuan keluarga dan teman. Entah itu melihat foto, chatting, atau membaca status. Bahkan 62% merasa social media tidak mempengaruhi keputusan mereka untuk membeli.

Jika anda berharap ingin meningkatkan penjualan itu sangat kecil kemungkinanya.

jangan khawatir ini solusinya

Tujuan kita aktif di social media bukan untuk menjual. Melainkan untuk membangun brand

#2. Berbicara tentang diri sendiri

maksudnya ? maksudnya adalah selalu menerangkan atau menulis status anda. Hello !! anda itu siapa ? 😀 .

Mereka tidak peduli dengan kita.

Mereka mampir ke social media untuk mencari kabar tentang teman atau keluarga, atau mencari konten yang menarik.

Solusinya

Kita sudah tahu apa yang dicari oleh orang-orang di social media. Sediakanlah apa yang mereka cari.

Salah satunya, konten yang menarik.

#3. Menganggap konten adalah raja

Dalam point ke 2 di atas diterangkan bahwa konten yang menarik adalah yang paling di cari , namun jangan keliru .

Kualitas konten masih penting, sangat penting. Tapi ada yang lebih penting , konteks dari konten tersebut.

Konteks adalah sesuatu yang melatarbelakangi sebuah kejadian, ide, pernyataan, atau gagasan sehingga semuanya terhubung dan bisa dipahami dengan jelas.

Jika apa yang kita share melalui social media tidak sesuai konteks, maka orang-orang yang tertarik bukanlah orang yang tepat sasaran.

Yang datang justru mereka yang tidak tertarik untuk membeli produk atau menggunakan jasa anda.

Solusinya, Kita harus mencari buyer persona.

Buyer persona adalah profil atau gambaran dari orang-orang yang akan tertarik dan mampu untuk membeli dari anda. Misalnya kalau anda memasarkan produk suplemen fitnes, maka persona-nya adalah orang-orang yang rutin ke gym untuk melatih otot. Bukan orang lain.

#4. Menggunakan social media dengan cara yang salah

Dalam social media marketing anda juga harus bersosialisasi dengan orang lain. Bukan cuma posting sendiri ke akun sendiri. Inilah kesalahan yang paling sering dilakukan oleh orang yang baru terjun ke social media marketing…cuma membuat post, tanpa bersosialisasi.

Solusinya anda harus bersosialisasi

ke luar dan ke dalam.

>Bersosialisasi ke luar artinya kita mencari tempat yang banyak orangnya di social media, seperti Facebook Groups misalnya.

Ini yang kita lakukan di sana:

  • Membuat post yang menarik
  • Menjawab pertanyaan-pertanyaan orang lain
  • Berdiskusi yang bermanfaat
  • Mengundang mereka ke tempat anda

Dengan demikian, anda akan mulai mendapatkan traffic dan follower.

>Sedangkan bersosialisasi ke dalam artinya kita berkomunikasi dengan orang-orang yang menulis komentar dan mention untuk akun anda.

#5. Menggunakan cara licik untuk mendapatkan follower dan like

Mungkin anda pernah menjumpai ini :

Jual-follower-Twitter

Bukan penipuan , Namun jika anda membeli follower seperti di atas adalah tindakan bunuh diri.

Orang-orang yang anda beli itu sama sekali tidak tertarik dengan anda. Mereka tidak akan berinteraksi sama sekali. Nah, ketika interaksinya rendah maka algoritma tadi secara otomatis akan menganggap bahwa page anda adalah spam. Setelah itu, seluruh post anda tidak akan pernah masuk ke News Feed mereka. Semuanya ter-filter secara otomatis.

Solusinya adalah jangan pernah membeli  😀

#6. Salah menggunakan Prinsip

Prinsip yang sering digunakan untuk pemasaran di media sosial adalah  4P.

  • Product: berbicara tentang keunggulan produknya
  • Price: memberitahu harga produk, memberikan diskon
  • Place: memberitahu lokasi toko
  • Promotion: mengajak mereka untuk membeli

Ini 100% salah.

Solusinya ?

Sebaliknya, lakukan 4E:

  • Engage: ajak mereka berinteraksi
  • Educate: buat konten yang informatif, mendidik, bermanfaat
  • Excite: buat konten yang membuat mereka antusias agar mereka kembali lagi kepada anda
  • Evangelize: buat mereka supaya merekomendasikan produk anda kepada orang lain

Ketika anda berhasil melakukan keempat hal ini, maka strategi pemasaran social media anda sukses.

#7. Social sebagai satu-satunya media pemasaran

Bagaimana kalau Twitter (dan Facebook) suatu saat jadi tempat yang tidak efektif lagi untuk memasarkan bisnis?

Itulah kelemahan terbesar dari social media. Anda akan mulai dari nol lagi.

Solusinya.

Anggap sosial media adalah kost-kost an anda. Anda hanya menumpang. Yang anda lakukan adalah ajak pengunjung anda pergi kerumah anda.

Rumah yang mana?  Rumah yang anda buat sendiri alias membuat Website.

Lakukan ini:

  • Bangun brand di social media
  • Gunakan FB Ads untuk mendapatkan kontak mereka
  • Buat konten di website sendiri, gunakan social media sebagai tempat distribusinya
  • Bawa orang yang ingin membeli ke website anda

Lakukan yang benar dan tinggalkan yang salah

 

Advertisements