landing page yang baik

Setiap landing page memiliki hasil konversi yang berbeda-beda, entah itu baik atupun buruk. Faktor utama penentu berhasilnya landing page adalah Copywriting.

Selain itu ada juga faktor penunjang seperti desain, waktu loading halaman, dan Mutu.

Landing page anda memiliki desain yang sangat indah tidak akan berguna jika cara penulisan iklan anda tidak menarik.

Jika anda belum mengerti apa itu copywriting baca halaman sebelumnya

Kita lanjut lagi

Landing page yang anda buat tentu ada maksud dan tujuanya kan ?

Ini yang paling penting dalam Membuat landing page yang baik anda harus fokus.

Tentukan Tujuan anda, Pilih Satu saja

Berikut ini adalah beragai macam tujuan pembuatan landing page, ingat 1 saja yang anda pilih:

  • Pembelian produk
  • Memasukkan alamat email
  • Mendaftar akun
  • Mendaftar webinar
  • Menghubungi anda via email dan/atau telepon
  • Mendownload

Lalu jika mempunyai dual purpose (tujuan ganda) bagaimana?

contoh : jika ada landing page penjualan produk dengan cara mengkonfirmasi pembelian dan transfer uang via email/telepon/sms.

Solusinya seperti ini, buat saja tombol pada landing page jika di tekan maka pembeli akan diarahkan ke cara membayar.

Setelah pembayaran selesai, barulah mereka diarahkan lagi ke halaman konfirmasi pemesanan.

Komponen utama sebuah landing page yang efektif

Berikut ini adalah struktur landing page yang baik:

  • Headline= (Kreatif, mudah difahami, tidak bertele-tele, bermanfaat, tidak membosankan)
  • Gambar/video
  • Subheadline= subheadline akan menjelaskan lebih lanjut manfaat apa yang akan mereka dapatkan
  • Badan/isi/penjelasan = Berisi manfaat dan solusi , panjang atau pendek isi sesuaikan dengan kebutuhan anda
  • Social proof/testimonial= Komentar dari beberapa pengguna yang puas
  • Call to action (CTA)= Menonjol dan tidak menyeramkan, jangan menggunakan perintah umum seperti” daftar, subscribe, login, download , dll). CTA yang baik menjelaskan apa yang terjadi atau apa yang akan mereka dapatkan setelah melanjutkan.

Untuk mengurangi rasa takut, solusinya berikan:

  • Garansi uang kembali
  • Masa uji coba (trial) gratis
  • Harga diskon
  • Pilihan paket harga (kalau ada)

Semua elemen di atas harus memiliki kekuatan yang sama,

jika kepalanya kuat tapi badanya lemah sama saja bohong (percuma).

Gunakan pengujian pada Landing Page

Seperti pembukaan tadi, landing page tidak akan sama konversinya. Pengujian adalah salah satu cara untuk mengetahui layak atau tidaknya landing page.

Pengujian ini diberi nama A/B test atau kadang disebut split test.

Artinya, dalam periode yang sama kita menampilkan 2 atau lebih variasi copy (atau desain) yang berbeda.

Analisa hasil landing page anda menggunakan tools

saya sarankan gunakan cara-cara seperti berikut:

  • gunakan layanan seperti Unbounce atau LeadPages untuk membuat landing page, keduanya sudah punya fitur A/B test bawaan.
  • Kalau tidak, anda bisa menggunakan layanan Optimizely yang gratis dalam batas tertentu.
  • Atau gunakan Google Analytics kalau anda ingin yang benar-benar gratis

Semoga bermanfaat dan membuat anda semakin mengerti pentingnya konsep pembuatan landing page.

Baca juga “Penerapan formula AIDA dalam copywriting”

Advertisements